News

Rubio Klaim Perdamaian Lebanon–Israel Dapat Segera Terwujud

Washington (KABARIN) - Marco Rubio menyatakan bahwa pemerintah Lebanon dan Israel tidak memiliki perselisihan langsung, serta menilai peluang tercapainya kesepakatan damai antara kedua negara “dapat segera dicapai”.

“Tidak ada masalah antara Pemerintah Lebanon dan Pemerintah Israel. Israel tidak mengeklaim ada wilayah di Lebanon yang menjadi milik mereka,” kata Rubio dalam pengarahan pers, Selasa.

“Saya pikir kesepakatan damai antara Lebanon dan Israel segera dapat dicapai dan seharusnya bisa terwujud,” ujarnya menambahkan.

Rubio menegaskan bahwa Pemerintah Amerika Serikat berkomitmen mendukung proses negosiasi kedua pihak, meski ia mengakui upaya tersebut tidak akan mudah karena konflik yang telah berlangsung lama.

“Kami sangat berkomitmen pada proses ini. Ini tidak akan mudah... persoalan ini sudah berlangsung sangat lama. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan kedua pihak terus berbicara sehingga kemajuan menuju semacam gencatan senjata permanen dapat dicapai dan tidak terus-menerus dihambat oleh Hizbullah,” katanya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada 16 April mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Pemimpin Otoritas Israel Benjamin Netanyahu telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari, yang kemudian diperpanjang tiga pekan.

Namun di lapangan, ketegangan masih berlanjut. Israel disebut tetap melancarkan serangan udara dan artileri hampir setiap hari ke Lebanon selatan, sementara kelompok Hizbullah juga membalas dengan serangan terhadap posisi militer Israel di wilayah perbatasan.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: